KARIMUN | WARTA RAKYAT – Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyebut peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bukan sekadar perjalanan spiritual.
Melainkan isyarat peradaban masa depan tentang teknologi tinggi dan kecepatan. Semangat inilah yang ia tekankan sebagai fondasi untuk melakukan akselerasi pembangunan demi mewujudkan Karimun yang Maju dalam Harmoni.
Hal tersebut disampaikan Bupati Iskandarsyah saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bersama jemaah dan penceramah Ustadz Habib Ahmad Alhabsy yang memadati ruang utama hingga ke teras Masjid Agung Karimun, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan digelar khidmat dihadiri oleh para ulama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai lapisan, dan diisi tausiah penuh makna oleh Habib Ahmad Al Habsy.
Dalam suasana religius yang sarat kekhusyukan, peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum untuk kembali mengingat perjalanan agung Rasulullah SAW, dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem (Isra), kemudian dilanjutkan naik ke langit ketujuh hingga Sidratul Muntaha (Mi’raj), untuk menerima perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT.
Pada kesempatan itu, Bupati mengajak jemaah melihat Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai bukti kemahakuasaan Allah yang melampaui logika zaman.
Perjalanan super cepat Rasulullah tersebut, menurutnya, adalah gambaran awal dari teknologi transportasi dan mobilitas modern yang kini menjadi kebutuhan vital.
“Isra Mi’raj merupakan peristiwa besar. Jika kita bandingkan dengan peradaban teknologi saat ini, di mana ada kendaraan cepat dan teknologi canggih sesungguhnya Allah SWT telah menggambarkan masa depan dengan teknologi tinggi melalui peristiwa tersebut,” ujar Bupati Iskandarsyah.
Bupati menegaskan, isyarat teknologi dalam Isra Mi’raj harus diterjemahkan menjadi kerja nyata.
Visi Karimun Maju dalam Harmoni hanya bisa dicapai jika pemerintah berani mengambil langkah progresif dengan sentuhan teknologi yang mumpuni.
Ia mencontohkan salah satu fokus pembangunan strategis di kawasan ikonik Coastal Area. Bupati menyinggung kembali rencana besar terdahulu untuk menghadirkan Masjid Terapung di kawasan tersebut.
“Untuk Karimun, kita ingin melakukan lompatan. Apa yang dilakukan oleh bupati kita terdahulu sudah baik, dan mudah-mudahan kita dapat meningkatkan pembangunan tersebut dengan sentuhan teknologi,” tegas Bupati.
Melalui Safari Dakwah dan Tabligh Akbar ini, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap semangat Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW mampu memperkokoh ukhuwah Islamiyah, mempererat persatuan, serta menumbuhkan kesadaran spiritual dalam membangun Karimun yang religius, berakhlak, dan berkemajuan. (no)






