Ini Capaian Kinerja Rutan Karimun di Tahun 2025

Ini Capaian Kinerja Rutan Karimun di Tahun 2025

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025.

Capaian kinerja mencakup berbagai aspek, seperti pelayanan publik, keamanan dan ketertiban, pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), serta inovasi.

Bacaan Lainnya

Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun senantiasa mempertegas komitmennya dalam mendukung kebijakan nasional.

Melalui langkah konkret serta sinergi yang berkesinambungan, seluruh jajaran bergerak searah dengan visi besar.

“Sinergi tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun sistem pemasyarakatan yang berkatakter PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Modern dan Akuntabel),” tegas Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun, Yoga Hadhi Wijaya, Kamis (8/1/2026).

Ia menyampaikan, laporan capaian kinerja Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun tahun 2025 disusun sebagai bentuk akuntabilitas kinerja, yang mencerminkan komitmen seluruh jajaran dan mendukung Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, serta pelaksanaan 13 program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

“Rutan Karimun terus meningkatkan tata kelola, pelayanan publik, pembinaan warga binaan, serta keamanan dan ketertiban secara berkelanjutan demi terwujudnya pemasyarakatan yang PRIMA dan berdampak bagi masyarajat,” ujar Yoga.

Dikatakannya, dalam rangka pemberantasan narkoba, telah dilaksanakan pengeledahan/razia kamar hunian 93 kali sepanjang 2025. Kemudian,
tes urine sebanyak 12 kali kepada 57 orang petugas dan 427 warga binaan.

“Tidak ada barang dilarang seperti HP dan narkoba yang disita saat razia kamar hunian, serta nihil optimalisasi program rehabilitasi warga binaan,” tuturnya.

Capaian kinerja lainnya lanjut Yoga ialah
program ketahanan pangan. Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Rutan Karimun terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian dibidang agrobisnis.

Program pemberdayaan warga binaan, yakni handy craft, menjahit, laundry dan
kerupuk ikan WBK.

“Kerupuk ikan WBK merupakan hasil olahan kreatif warga binaan pemasyarakatan yang dibuat dari bahan utama ikan tenggiri segar. Proses pembuatannya dilakukan secara higenis dan teliti, meghasilkan kerupuk dengan cita rasa gurih, tekstur renyah, dan aroma khas ikan laut yang menggugah selera,” ungkap Yoga.

Selain itu, program bantuan sosial. Sepanjang tahun 2025, Rutan Karimun telah membagikan sebanyak 120 paket sembako kepada panti asuhan dan masyarakat sekitar yang membutuhkan. Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, serta mendukung 13 program Akselerasi Menteri IMIPAS RI.

Penanganan over kapasitas. Sepanjang tahun 2025, Rutan Karimun telah memindahkan sebanyak 40 orang WBP ke Lapas se-Kepulauan Riau.

Program inovasi Rukazam MiniZoo Rutan Karimun. Program ini adalah inisiatif unik menciptakan wisata edukasi dan rekreasi dengan koleksi beragam hewan, hasil kreativitas warga binaan, yang mengubah area rutan menjadi destinasi positif, membuka lapangan kerja, dan memberikan dampak sosial serta lingkungan di Karimun.

“Program inovasi Rukazam MiniZoo Rutan Karimun mendapatkan penghargaan dari Kemenimipas dan satuan pendidikan,” ujar Yoga.

Tambahnya lagi, di tahun 2025 Rutan Karimun juga membuat program layanan kunjungan khusus anak sekolah di hari minggu (LAKKSA SHAGU).

“Januari – Desember 2025, warga binaan yang dikunjungi 396 orang, pengunjung dewasa 245 orang, pengunjung anak-anak 408 orang,” pungkas Yoga. (no)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses