Ketua DPRD Kepri dan Gubernur Serahkan Mobil Ambulance untuk Warga Bukit Raya Tanjungpinang

Ketua DPRD Iman Sutiawan dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad foto bersama saat menyerahkan bantuan mobil Ambulance kepada masyarakat Perumahan Bukit Raya Tanjungpinang, Senin (20/10).

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau menyerahkan bantuan mobil ambulans untuk warga Perumahan Bukit Raya, Kota Tanjungpinang, Senin (20/10).

Penyerahan berlangsung di halaman Masjid Al-Attihad dan merupakan aspirasi warga yang disampaikan melalui Fraksi Gerindra DPRD Kepri.

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan mengatakan, selain untuk Tanjungpinang, satu unit ambulans juga diserahkan untuk masyarakat di Kota Batam.

Ia berharap kendaraan tersebut dapat digunakan secara maksimal dan dirawat dengan baik.

“Ini aspirasi yang kita terima dari masyarakat. Semoga ambulans ini berkah dan bermanfaat bagi warga Bukit Raya,” ujar Iman.

Ketua DPD Gerindra Kepri itu juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan aspirasi atau pengajuan bantuan melalui DPRD bila masih ada kebutuhan yang belum terpenuhi.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa penyaluran bantuan ambulans ini merupakan bagian dari program aspirasi Ketua DPRD Kepri yang bertujuan meningkatkan pelayanan publik, terutama di bidang kesehatan.

“Semua bantuan yang diusulkan ke Pemprov Kepri tentu untuk kepentingan masyarakat banyak. Ini tidak akan terwujud tanpa dukungan Ketua DPRD,” ujar Ansar.

Ia menambahkan, Pemprov Kepri akan terus memberikan dukungan terhadap program aspiratif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk penyediaan sarana kesehatan seperti ambulans.

“Kami minta masyarakat menjaga dan merawat ambulans ini agar bisa digunakan dalam waktu lama. Program seperti ini akan terus kita lanjutkan,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses