BINTAN | WARTA RAKYAT – Pemerintah Kabupaten Bintan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem data yang akurat dan berkualitas melalui kolaborasi strategis bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Sinergi yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir kini diperkuat dengan peluncuran program Kelurahan Cinta Statistik (CANTIK) tahun 2025, yang sekaligus disejalankan dengan sosialisasi Sensus Ekonomi (SE2026).
Setelah sukses meluncurkan program Desa CANTIK bagi 36 desa di tahun 2024, kini giliran kelurahan yang menjadi fokus pembinaan statistik sektoral.
Dalam sambutannya, Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan pentingnya satu data sebagai pijakan utama dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari lurah, kepala desa, camat, hingga RT/RW, untuk berperan aktif dalam mendukung program ini.
“Satu data atau Cinta Statistik ini sangat penting. Ini landasan utama dalam merumuskan kebijakan yang kemudian dituangkan dalam program-program Pemerintah. Untuk semua Lurah/Kepala Desa, saya minta sungguh-sungguh dalam melaksanakan kolaborasi ini. Kita membutuhkan data yang valid, ter-update dan akurat,” ujar Roby usai mengukuhkan Agen Statistik Kelurahan.
Roby juga menyoroti pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan sensus ekonomi mendatang. Ia berharap RT/RW dapat mendampingi tim sensus agar masyarakat merasa nyaman dan bersedia memberikan data yang jujur.
“Kadang masyarakat takut, bahkan ada yang tidak mengetahui. Jadi kalau perlu Tim Sensus turun, RT/RW ikut mendampingi. Lakukan pendekatan yang humanis, agar masyarakat kita bisa memberikan informasi yang jujur dan akhirnya dapat melahirkan data yang akurat,” tambahnya.
Sejak awal tahun, BPS Bintan telah membina empat kelurahan: Toapaya Asri (Kecamatan Toapaya), Kawal (Kecamatan Gunung Kijang), Tembeling Tanjung (Kecamatan Teluk Bintan), dan Kota Baru (Kecamatan Teluk Sebong). Program ini akan dilanjutkan pada Triwulan IV tahun ini untuk 11 kelurahan lainnya, sehingga seluruh kelurahan di Bintan akan mendapatkan pembinaan statistik sektoral.
Kepala BPS Bintan, Nur Ikhlas, menyampaikan bahwa tahun ini program CINTA Statistik mulai menyasar wilayah kelurahan. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya karena Kelurahan Toapaya Asri terpilih mewakili Bintan dalam kompetisi Kelurahan/Desa CINTA Statistik tingkat Provinsi Kepulauan Riau dan berpeluang melaju ke tingkat nasional.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Kepulauan Riau, Margaretha Ari Anggorowati, dalam sambutannya mengapresiasi kolaborasi Pemkab Bintan dalam pelaksanaan Sensus KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Galang Batang. Ia menyebut sensus tersebut menjadi contoh dalam Rapat Terbatas bersama Presiden RI.
“Patut diapresiasi, sensus KEK Galang Batang yang jadi bahan pembahasan. Karena ketepatan waktu dan kemudahan akses dalam melakukan sensus. Ini semua berkat kolaborasi dan dukungan Pemerintah Daerah yang sangat-sangat memudahkan langkah kami,” tutup Margaretha.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen terhadap satu data, Pemerintah Kabupaten Bintan menegaskan bahwa pembangunan yang tepat sasaran hanya bisa lahir dari data yang akurat. Program CANTIK bukan sekadar simbol, melainkan fondasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih cerdas dan responsif.






