Gubernur Ansar dan Ketua DPRD Kepri Serahkan Bantuan untuk Nelayan

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad dan Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan saat menyerahkan secara simbolis berbagai bantuan kepada ratusan nelayan dan pembudidaya di Pulau Kasu, Batam.

BATAM | WARTA RAKYAT – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad dan Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan menyerahkan secara simbolis berbagai bantuan kepada ratusan nelayan dan pembudidaya di Pulau Kasu, Batam.

Penyerahan bantuan ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Bantuan yang diserahkan diterima oleh 414 nelayan​ di Pulau Kasu. Bantuan tersebut terbagi dalam dua kategori utama: perikanan tangkap dan perikanan budidaya.

“Ada sekitar 414 nelayang yang menerima bantuan ini,” kata Ansar Ahmad, Jumat (1/8/2025).

Untuk nelayan perikanan tangkap, pemerintah menyalurkan berbagai alat tangkap dan sarana pendukung operasional, antara lain:

·         1.000 bubu ketam untuk 25 nelayan.

·         1.600 kg jaring PE untuk 32 nelayan.

·         200 gulung kawat bubu untuk 100 nelayan.

·         35 unit sampan fiber bermesin ketinting untuk 35 nelayan.

·         5 unit boat pancung fiber (40 PK) untuk 15 nelayan.

·         14 unit boat pancung kayu (15 PK) untuk 14 nelayan.

Gubernur Ansar menyatakan bahwa bantuan ini bertujuan agar nelayan dapat menjangkau area tangkapan lebih luas, sehingga produktivitas meningkat. Sebagai bentuk perlindungan kerja, sebanyak 183 nelayan juga didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini merupakan langkah strategis untuk memberikan jaminan sosial jika terjadi kecelakaan kerja atau risiko lainnya saat melaut,” ujarnya.

Di sektor perikanan budidaya, bantuan diberikan untuk diversifikasi ekonomi masyarakat:

·         9.400 ekor bibit ikan kerapu cantang dan 206 kg pakan untuk 10 pembudidaya.

·         221.313 ekor benur udang vanname dan 2.600 kg pakan untuk 10 pembudidaya.

Ansar menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir dan memberikan perhatian khusus pada sektor perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Kehadiran pemerintah hari ini bukan sekadar simbolis, tapi bagian dari komitmen bahwa negara hadir untuk menyejahterakan masyarakat pesisir.

“Nelayan adalah penjaga laut kita,” ujarnya.

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan menyatakan bahwa bantuan ini adalah hasil kolaborasi antara pemerintah dan legislatif. Pihaknya ingin memastikan bahwa suara dari pulau-pulau terluar juga sampai ke meja pengambilan kebijakan.

“Kehadiran kami di Pulau Kasu adalah bentuk keberpihakan pada masyarakat,” kata Iman Sutiawan.

Ansar juga menambahkan bahwa pada tahun 2025, Pemprov Kepri akan membangun Aula Pondok Pesantren Nurul Iman di Kelurahan Kasu senilai Rp995 juta. Sebagai bukti komitmen pembangunan yang tidak hanya fokus pada ekonomi, tetapi juga pendidikan dan sosial.

Secara keseluruhan, program ini menjangkau 1.497 penerima di wilayah Batam dengan total anggaran mendekati Rp4 miliar, menandai langkah nyata Pemprov Kepri dalam memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses