Persiapan Ramadan dan Idul Fitri, Stok LPG 3 Kg di Bintan Dipastikan Aman

Hall Pengisian LPG 3 Kg di SPPBE Tanjung Uban. f-dewi/wartarakyat.co.id

BINTAN | WARTA RAKYAT – Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Satuan Tugas Minyak dan Gas atau Satgas Migas melakukan pengawasan dan finalisasi terhadap kesiapan pasokan LPG 3 kg di SPPBE ( Stasiun Pengisian dan Pengangkutan  Bulk Elpiji) Tanjung Uban, Jumat (14/3/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pengawasan juga mencakup ukuran dan distribusi LPG ke agen-agen. Setiap hari, empat agen di Bintan yakni Mitra Cipta Abadi Mulya, Gas Jaya Sakti, Kibar Jaya Perkasa, dan Kharisma Metro Gemilang masing-masing mendapat kuota 4 LO di luar alokasi tambahan (fakultatif). Jika permintaan meningkat menjelang Idul Fitri, koordinasi akan dilakukan dengan Pertamina, SPBE, dan para agen untuk menjaga kelancaran pasokan.

“Saat ini stok harian LPG di Tanjung Uban mencapai 34 ton. Pengisian dilakukan menggunakan 14 lori per hari dengan rata-rata suplai sebesar 22 ton. Alhamdulillah, stok untuk warga Bintan, khususnya di Tanjung Uban, aman hingga lebaran,” ujar Setia Kurniawan, Kabid Perdagangan DKUPP Kabupaten Bintan.

Ia juga mengimbau agar tidak ada kendala dalam lalu lintas distribusi LPG. “Jika ada hambatan, segera informasikan kepada kami untuk ditindaklanjuti,” tambahnya.

Sementara itu, Manajer Operasional SPPBE PT Selaras Prima Mandiri, Hariyanto mengonfirmasi bahwa suplai rutin LPG tetap berjalan setiap hari sehingga persiapan jelang Idul Fitri dinyatakan aman. Dengan pasokan harian yang konsisten, kebutuhan warga akan LPG dipastikan tercukupi tanpa adanya kekurangan.

“Untuk hari ini stok aman, hari ini ada 34 ton, pengisian kita perhari 14 lori. Itu sekitar 22 ton, jadi kalau untuk stok warga Tanjung Uban, Bintan, Insya Allah aman,” ujarnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses