Hafizha Kunjungi Siswa Baru, Pastikan Transisi PAUD-SD Yang Menyenangkan

Bunda PAUD Bintan Hafizha Rahmadhani melakukan kunjungan kegiatan MPLS sekaligus Penguatan Gerakan Transisi PAUD-SD yang menyenangkan di SDN 001 Teluk Bintan, Kamis (25/07/2024). F- Diskominfo Bintan

BINTAN | WARTA RAKYAT – Bunda PAUD Bintan Hafizha Rahmadhani melakukan kunjungan dalam rangka kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) sekaligus Penguatan Gerakan Transisi PAUD-SD yang menyenangkan, Kamis (25/07) di SDN 001 Teluk Bintan. Hafizha memastikan bahwa kegiatannya kali ini merupakan salah satu program prioritas dirinya sebagai Bunda PAUD Bintan

Hafizha juga memastikan tiga target perubahan pada saat PPDB yaitu menghilangkan ters chalistung (Membaca, Menulis dan Berhitung) sebagai syarat masuk SD, perkenalan sekolah selama dua minggu dan yang terakir menerapkan enam pondasi dasar pada anak saat belajar.

“Enam pondasi tersebut yakni mengenal nilai agama dan budi pekerti, keterampilan sosial dan bahasa untuk berinteraksi, kematangan emosi untuk berkegiatan di lingkungan belajar, kematangan kognitif untuk melakukan kegiatan belajar, pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri untuk berpartisipasi di lingkungan” jelasnya.

Dalam menjalankan enam pondasi tersebut, dibutuhkan peran setiap orang tua agar selalu mengingatkan dan membimbing anak-anak dalam bersosialisasi di kehidupan sehari hari. Kolaborasi Guru dan orang tua memang merupakan pijakan utama dalam pendidikan yang didapatkan oleh para peserta didik.

Pemerintah Kabupaten Bintan sendiri sangat berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas dan sesuai dengan tahapan perkembangannya. Hal tersebut dikarenakan anak-anak adalah aset berharga bagi bangsa. Semua pihak baik Pemerintah maupun masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Tugas itu ada pada kita semua. Untuk generasi masa depan, untuk anak cucu kita yang cemerlang. Guru dan orang tua sama-sama punya peranan masing-masing dalam perkembangan dunia pendidikan anak” pungkas Hafizha.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.