TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rudy Chua meminta pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib agar melayani kembali pasien kanker yang ingin melakukan kemotrapi.
Bahkan rumah sakit milik Pemprov Kepri itu juga diminta agar mendatangkan dokter sehingga bisa melayani masyarakat
Selain itu ia juga berharap pihak RSUD Raja Ahmad Thabib dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Tanjungpinang agar bersinergi melakukan pelayanan sehingga tidak berimbas kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Rudy setelah melakukan komunikasi dengan manajemen RSUP Raja Ahmad Thabib pada Senin 15 Januari 2023.
“Kami sudah komunikasi. Pihak rumah sakit akan segera melayani pasien dengan mendatangkan dokter yang menangani cemotherapy. Semoga cepat terealisasi” ujar Rudy Chua.
Politi Partai Hanura ini pun mengimbau bagi pasien yang ingin melakukan kemoterapy agar bersabar untuk sementara.
Humas RSUD Raja Ahmad Thabib mengungkapkan, pihaknya akan membuka kembali pelayanan pasien untuk Cemoterapy setelah berkoordinasi dengan dokter dan BPJS Tanjungpinang.
Diketahui, sebelumnya dikabarkan sejumlah pasien yang melakukan cemoterapy di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib sempat mengeluhkan pelayanan dari phak rumah sakit.
Hal itu disampaikan Resmi Simanjuntak pada Senin 15 Januari 2023. Ia berharap agar manajemen RSUD Raja Ahmad Thabib melayani kembali apa yang menjadi keluhan.
“Kami sangat kecewa karena tidak bisa cemotherapy sejak awal tahun 2023 lalu di RSUD RAT, karena Dokter Anang sudah ke Jakarta. Pihak rumah sakit mengatakan bersedia memberikan rujukan ke Batam, namun pihak rumah sakit Batam tidak bisa memakai BPJS Kesehatan,” ujar Resmi Simanjuntak, Senin 15 Januari 2023.
“Jadi karena memerlukan biaya yang besar dan di Rumah Sakit Batam tidak bisa BPJS Kesehatan sehingga kami tidak mampu melanjutkan cemotherapy ke Batam,” ungkapnya.