
TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Nasrul, Nama dan wajahnya juga tak asing lagi bagi warga Jalan Pompa Air, Tanjungpinang.
Nasrul adalah Anggota Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, periode 2019-2024. dan juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Etik Pengurus DPD PKS Kota Tanjungpinang.
Pak Nasrul, begitu sapaan akrabnya, yang merupakan salah satu politisi Tanjungpinang yang sangat beruntung dengan karir politik yang sedang bersinar.
“Mengalir seperti air ya, saya dipercayai Partai saya karena sebagai Kader untuk mengikuti Caleg, sebagai kader kita berpartisipasi semampunya,” Selasa (16/3/2019) saat berbincang di Ruko miliknya.
Meniti karir politik sebagai kader pemula Partai Keadilan (PK) dari tahun 1999, pernah diamanahkan sebagai Sekretaris DPC PKS hingga Ketua DPC PKS, kemudian di Pemilu 2019 mengikuti pentas Calon Legislatif, rakyat memberikan amanah untuk menjadi wakil rakyat di DPRD Tanjungpinang dengan memperoleh suara terbanyak kedua, di pesta demokrasi itu, dan Pak Nasrul diutus oleh partai menjabat sebagai Anggota DPRD Tanjungpinang di Komisi III menggantikan Almarhum Muhammad Arif yang telah Meninggal Dunia.
Pak Nasrul lahir di Susah Air, Solok, Sumatera Barat pada 15 Oktober 1969. Pak Nasrul merantau ke Tanjungpinang mengikuti Abangnya Nazaruddin pada tahun 1987. Meski hidup bersama abang kandungnya, ketika Pak Nasrul masuk SMEA, Dia telah membiayai sekolahnya sendiri dengan berjualan atau berdagang mainan anak-anak, di Lorong Gambir menjadi tempat Ia berjualan.
“Setelah tamat sekolah saya tetap berjualan sambil les privat bahasa inggris,”
Semasa berjualan, Pak Nasrul pernah bertemu turis asal Perancis, Vincent Milana namanya yang akhirnya menjadi teman akrabnya semasa berjualan dahulu. Bersama Vincent, Pak Nasrul mendorong gerobak jualannya bersama-sama dengan penuh semangat.
Hingga kini sosok Pak Nasrul masih tetap berdagang berjualan diruko miliknya maupun di Lorong Gambir, walaupun Ia merupakan Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Dia tetap tampil sederhana untuk pergi kepasar dengan ciri khas seperti orang biasanya.
Lantas apa resep dibalik kesuksesan itu? Pak Nasrul menjawabnya, “resep sih nggak ada ya. Tapi saya fokuskan diri saja, dengan meminta restu dan kekuatan dari Allah SWT, serta banyak belajar dan terus belajar untuk lebih memahami apa itu, dunia politik,”.

Menurutnya sebagai seorang politisi tentunya harus banyak berbuat untuk kepentingan orang ramai dan jangan pernah berpikir bosan atau jenuh terhadap pengaduan atau keluhan yang diungkapkan warga.
Maka dari banyak berkomunikasi dengan warga, disitu kemudian mendapatkan banyak masukan terhadap persoalan-persoalan yang membelunggu masyarakat, lalu dituntut berpikir untuk sebuah solusi yang tepat.
Inilah profil singkat Nasul;
Nama Lengkap : Nasrul
Tempat/Tanggal Lahir: Solok, 15 Oktober 1969
Jabatan di partai: Sekretaris Dewan Etik Pengurus DPD PKS Kota Tanjungpinang.
Jabatan di legislatif: Komisi III DPRD Tanjungpinang, periode 2019-2024
Alamat: Jl. Pompa Air.
Nama Istri : Harni Marlia
Umur : 50 tahun
Ibu rumah tangga

Anak
1.Rizi Pratama S.Kom alumni UIN Suska Riau
Lahir 12 maret 1996
Wiraswasta
2. Budi Satria S.Tr.Par alumni batam tourism polyteknik
Lahir 5 oktober 1997
Wiraswasta
3. Nadhila Handayani
Lahir 30 juli 2001
Mahasiswa Institut Seni Padang panjang, saat ini semester 3.
Pewarta : Ilham
Editor : Prengki