
TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang mengungkapkan hingga 9 Februari 2021 sudah terdapat 19 titik kebakaran lahan yang berada di Kota Tanjungpinang.
Hal ini di ungkapkan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang, Hantoni.
“Kebakaran lahan di bulan Januari sudah ada sekitar 10 titik kebakaran, kemudian kalo di bulan Februarinya ada 9 titik sampai dengan tanggal 9 Februari,” kata Hantoni, Senin (15/2/2021) Siang.
Hantoni juga mengungkapkan Kebakaran pada kendaraan dan rumah pada bulan Januari sebanyak 3 unit kendaraan dan kemudian untuk februari ada 1 bangunan.
“Kalo kerugian terjadinya kebakaran tersebut ditaksir untuk Bulan Januari itu ada 118 Juta, kalo Februari 35 Juta, ada motor 1 di bulan februari kemarin dan bulan Januari ada bengkel Kampung Bugis,” ungkap Hantoni lagi.
Dalam beberapa kebakaran bulan terakhir, Hantoni menemukan kebakaran yang paling luar biasa yang di tangani jajarannya yaitu kebakaran dalam satu hari ada 4 titik hingga 3 titik lahan dan 1 motor yang di tangani.
“Kejadian kebakaran itu pada malam hari setelah maghrib itu beruntun sampai sekitar jam 11,” terang Hantoni.

Untuk penyebab kebakaran itu, Hantoni
Menduga berdasarkan hasil olah TKP di lapangan ada yang membakar sampah, dan ada yang ditemukam memang karena kondisi cuaca seperti terik yang menimbulkan percikan api.
“Ini terjadi di tanah gambut yang bisa menimbulkan percikan api siatusi yang kering sehingga pohon-pohon juga seperti itu, itu yang mengakbitkan terjadinya kebakaran itu,” ucap Hantoni.
Hantoni juga menyampaikan imbauan kepada warga Kota Tanjungpinang dalam situasi cuaca yang ekstrim saat ini agar masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan melakukan pembakaran.
“Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Tanjungpinang dan kita semua untuk tidak membuka lahan dengan melakukan pembakaran dan juga membakar sampah pada lahan karena hal-hal ini dapat menimbulkan percikan api, kita harus menjaga alam, jika kita jaga alam, maka InsyaAllah alam juga akan menjaga kita,” pungkas Hantoni.
Pewarta : Ilham
Editor : Prengki