PBB Tanjungpinang Beri Bantuan Bagi Korban Banjir di Kampung Nusantara

Pengurus organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Tanjungpinang menyerahkan bantuan mie instan indomie dan sejumlah telor ayam bagi keluarga korban banjir, di Jalan Aisyah Sulaiman, Batu 8

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Pengurus organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Tanjungpinang menyerahkan bantuan paket sembako berupa mie instan indomie dan telur bagi keluarga korban banjir, di Jalan Aisyah Sulaiman, Batu 8, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Selasa (12/01/2021).

Bantuan diserahkan oleh Ketua DPC PBB Tanjungpinang dan didampingi Ketua PAC Kecamatan Bukit Bestari, Marolop Gultom serta sejumlah pengurus PAC lainnya.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBB Tanjungpinang, Prengki Simanjuntak, S.IP mengatakan pihaknya menyerahkan bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian bagi 48 kepala keluarga yang terendam banjir beberapa hari yang lalu.

“Hari ini kami peduli dengan masyarakat kampung nusantara dan sekitarnya. Jangan dilihat dari besar kecilnya yang kami berikan, tapi lihatlah keiklasan kami. Semoga bantuan yang kami berikan bermanfaat,” ucapnya, Selasa (12/01/2021).

“Dengan semboyan satu rasa satu jiwa, solidaritas, toleransi, rukun dan gotong royong sesama anggota dan anak bangsa itu yang menjadi gerakan sosial kita,” tambahnya.

Prengki Simanjuntak berharap bagi warga yang mengalami korban banjir tetap bersabar dalam menghadapi musibah dan waspada saat diguyur hujan susulan.

“Kami berharap warga bersabar dan semoga tidak ada lagi banjir susulan,” tutupnya.

Pengurus organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Tanjungpinang menyerahkan bantuan mie instan indomie dan sejumlah telor ayam bagi keluarga korban banjir, di Jalan Aisyah Sulaiman, Batu 8

Sementara Ketua RT 05/RW 11 Kelurahan Sei Jang, Adrianus mengucapkan terimakasih atas bantuan semua pihak yang peduli dengan warganya.

“Saya mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan ke warga saya. Kami tidak menilai besar kecilnya pemberian, kami justru bersyukur ada yang peduli dengan kami,” ujarnya seusai menerima bantuan.

“Harapan saya mudah-mudahan mereka diberi kesehatan, panjang umur dan mendapat rejeki yang lebih banyak lagi,” lanjutnya.

Ia mengungkapkan, setelah banjir tahap kedua dengan ketinggian 1 meter lebih pada Minggu (10/2) kemaren, terdapat 17 kepala keluarga yang tinggal di pengungsian, sedangkan warga lainnya mengungsi di kediaman tetangga.

“Ada 48 KK yang terdampak korban banjir, namun yang mengungsi disini hanya 17 KK, selebihnya ke rumah tetangga terdekat. Kemaren banjirnya 1 meter 80 an,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.