Bertambah Penduduk, Warga Berharap SDN 010 Tanjungpinang Timur Dapat Dibangun Lokal Baru

Penampakan Lahan Kosong yang berada didepan Sekolah Dasar 010 Tanjungpinang Timur
Penampakan Lahan Kosong yang berada didepan Sekolah Dasar 010 Tanjungpinang Timur

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Warga Jl. Lembah Merpati Km 13, Kelurahan batu IX, berharap Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang untuk segera menambah lahan SD Negeri 010 Tanjungpinang Timur.

Harapan itu dilontarkan langsung oleh Ketua RT 01 RW 10, Supriyono, mewakili Ketua Komite sekolah.

“Kebetulan kami juga sebagai Wakili Ketua Komite disini mewakil warga meminta pemerintah Kota Tanjungpinang dalam hal ini Ibu Walikota Tanjungpinang untuk segera menindak lanjuti penambahan lahan di SD 010 Jl. Lembah Merpati ini,” katanya, Selasa (22/12).

Alasan Supriyono mengajukan permintaan penambahan lahan tersebut, dikarenakan semakin banyak bangunan-bangunan perumahan baru di daerah tersebut.

Ketua RT 01/RW 10, Supriyono

“Faktor semakin bertambahnya penduduk disini yang membuat lokal di SD ini kepenuhan dan membutuhkan lahan untuk membuat lokal baru,” katanya.

Dengan jumlah murid yang lebih dari 670 orang, sekolah dengan luas 3000 meter itu sekilas memang tampak begitu sempit.

“Jadi, untuk pelajar baru kalau udah belajar tatap muka sungguh sangat tidak bisa lagi karena kondisi lokal dan lapangan terbatas,” kata dia.

Disamping itu juga, ditakutkan jika tidak cepat diganti lahan yang berada di depan SD itu akan dipergunakan pemilik lahan untuk membangun perumahan kembali.

“Lahan didepan ini apabila tidak diganti akan menutupi sekolah yang berada di belakanganya. Karena saya dengar pemilik lahan ini berencana akan melakukan pembangunan kalau tidak segera diganti oleh pemerintah Kota Tanjungpinang,” kata Supriyono.

Dari Supriyono ini pula diketahui bahwa pihak sekolah SD 010 Jl Lembah Merpati sudah pernah mengajukan permintaan penambahan lahan ke Dinas Pendidikan bahkan Walikota Tanjungpinang.

“Namun sampai sekarang belum ada tanggapan, untuk itu saya memohon kembali kepada pemerintah baik itu Kota maupun Provinsi untuk mengabulkan pembelian lahan depan sekolah ini. Karena lahan ini nanti masuk ke aset pemerintah juga,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Atmadinata mengatakan tentunya lahan tersebut mesti dibebaskan yang pada tahun 2021 masih belum bisa terlaksana.

“Ya memang itu harus dibebaskan, tahun 2021 ini belum, mudah-mudahan 2022 ya,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, Atmadinata

Atmadinata menyampaikan hal tersebut yang menghalangi pembangunan sekolah di Sekolah Dasar tersebut, namun ia memastikan lahan tersebut tidak akan digunakan pemilik lahan karena sebelumnya ia sudah berkoordinasi bersama RW setempat.

“Itu menghalangikan, belum saya sudah ngomong dengan RW disana,” pungkasnya.

Pewarta : Ilham
Editor     : Prengki

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.