Diduga Sebut ‘Kulit Hitam’, Bobby Jayanto Dilaporkan

Laporan Polisi nomor: STTLP/82/Iva/VI/2019/Kepri/SPKT-Res TP

TANJUNGPINANG | Wartarakyat – Ketua DPD Partai Nasdem Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto dilaporkan ke polisi akibat dugaan tindakan rasisme. Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial facebook, ia diduga menyebut ‘kulit hitam’ dalam acara di Klenteng Jalan Pelantar 2 Tanjungpinang.

Boby Jayanto dilaporkan oleh 4 LSM yakni Garda Fisabililah, Zuriat Kerabat Kerajaan Riau Lingga, Cindai dan Gagak Hitam Tanjungpinang ke Polres Tanjungpinang, Selasa (11/6/2019) sore.

Berdasarkan Laporan Polisi nomor: STTLP/82/Iva/VI/2019/Kepri/SPKT-Res TPI, Boby Jayanto dilaporkan tentang peristiwa pidana berupa Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis yang terjadi pada hari Sabtu (8/6) di Klenteng Jalan Pelantar 2, Tanjungpinang sekira pukul 21.00 WIB.

Penasehat Kerabat Kerajaan Riau Lingga, Mansyur Razak mengatakan, pihaknya melaporkan Bobby akibat sikap dan tindakan pidato Boby Jayanto yang meresahkan masyarakat.

“Kami menilai isi pidato Bobby sudah masuk dalam kontek rasisme sehingga kita bersama 4 LSM melaporkan kepada polisi agar segera di proses secara hukum,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (11/6/2019)

“Karena kami organisasi Melayu yang beradat jadi kami laporkan saja kepada penegak hukum sehingga ini dapat proses,” sambungnya.

“Kami sudah melampirkan barang bukti dari pidato videonya dan pengaduan kami sudah dilimpahkan ke Unit Pidum Reskrim untuk ditindaklanjuti,” tutupnya

Berikut ini penggalan kata sambutan Bobby Jayanto dalam bahasa Tionghoa yang di translate kedalam bahasa Indonesia:

Perlu diketahui pada pemilu tahun ini partai saya mendudukan 2 caleg anggota dprd Kota dari etnis tiongwa dan saya minta mrk hrs memperjuangkan supaya tahun depan hrs sukseskan perlombaan dragon boat ini.

Berkat kepercayaan yg diberikan termasuk saya juga terpilih di DPRD Provinsi. keuntungan Kita memilih sesama ethis bisa bekerja untuk kita sebaliknya kalau milih org #KULIT #HITAM tidak mungkin mereka mau bantu kita etnis tionghoa. Jangan demi 200 atau 300 ribu kita pilih mereka.

Penulis : beto
Editor  : frengki

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.