Ketua Komisi IV DPRD Kepri Hadiri Peringatan Nuzulul Quran di Batam

Ketua Komisi IV DPRD Kepri, Dewi Kumalasari Ansar saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran tingkat Provinsi Kepri, di Masjid Jami Al Muhajirin, Tiban Indah, Kota Batam, Kamis (28/3/2024) malam

BATAM | WARTA RAKYAT – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar bersama Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Irwansyah menghadiri peringatan Nuzulul Quran tingkat Provinsi Kepri, di Masjid Jami Al Muhajirin, Tiban Indah, Kota Batam, Kamis (28/3/2024) malam.

Dewi Ansar tampak khusyuk menyimak tausiyah yang disampaikan oleh penceramah kondang dari Jakarta Ustaz Fikri Haykal MZ.

Politisi Partai Golkar itu juga terlihat berbaur dengan masyarakat Kota Batam, yang hadir memadati Masjid Jami Al Muhajirin di malam tersebut.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dalam sambutannya mengajak umat muslim di Provinsi Kepri untuk menjadikan momentum peringatan Nuzulul Quran 1445 Hijriah, sebagai wujud mengaktualisasikan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari- hari.

“Dengan kata lain, setiap gerak dan langkah kita dalam menjalani kehidupan, mesti harus berpedoman pada ajaran dan nilai- nilai yang terkandung dalam Alquran,” katanya.

Peringatan Nuzulul Quran, sambungnya, adalah salah satu peristiwa yang sangat bersejarah bagi umat muslim. Karena pada bulan Ramadan ini, Allah SWT turunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan pembeda antara yang haq dan bathil.

“Melihat keutamaan Alquran yang begitu luar biasa, tentu kita sebagai umat Islam, sudah seharusnya mengamalkan setiap isi dan kandungan Alquran” pesannya.

Peringatan Nuzulul Quran Tingkat Provinsi Kepri yang mengangkat tema “Alquran Sebagai Pedoman Hidup” tersebut, juga dirangkai dengan penyerahan bantuan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk pengurus masjid.

Serta ada juga penyerahan bantuan dari Bank Riau Kepri Syariah dan Baznas Kepri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.